Indeks Kospi Merosot 0,39 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 9,77 poin, atau sekitar 0,39 persen, pada Jumat (20/4/2018), menjadi 2.476,33. Volume perdagangan moderat mencapai 526,13 juta saham senilai 7,71 triliun won atau sekitar US$7,22 miliar, dengan saham yang naik melebihi yang turun 525 berbanding 300.

Para investor asing melakukan aksi ambil untung memanfaatkan peningkatan harga saham pada sesi sebelumnya. Investor asing menjual saham senilai 490,6 miliar won, sedangkan investor institusi dan investor ritel masing-masing membeli saham senilai 158,6 miliar won dan 345,8 miliar won.

Sektor teknologi berada dalam tekanan setelah Taiwan Semiconductor Manufacturing Company Ltd, perusahaan produsen chip terbesar di dunia, merevisi target pendapatan tahunan ke posisi terbawah dari prediksi sebelumnya akibat menurunnya permintaan akan ponsel pintar.

“Taiwan Semiconductor Manufacturing melaporkan perkirakan pendapatan yang mengecewakan, sehingga menimbulkan tekanan terhadap sektor teknologi,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

“Hal tersebut menjadi sumber utama kekhawatiran para investor mengingat sektor teknologi merupakan salah satu sektor utama perekonomian Korea Selatan,” jelas Seo.

Saham Samsung Electronics merosot 2,2 persen dan saham SK Hynix anjlok 3,98 persen. Saham POSCO melorot 1,55 persen dan saham LG Chem turun 0,93 persen.

Sektor bioteknolgoi berakhir mixed, dengan saham Samsung Biologics turun 0,2 persen dan saham Celltrion naik 0,94 persen. Saham Celltrion terdongkrak kabar bahwa obat biosimilar produksinya, Truxima, mendapat izin jual di Australia.

Saham Samsung SDS melambung 5,42 persen setelah anak perusahaan Samsung Group yang bergerak di bidang layanan teknologi informasi tersebut merilis perkiraan perolehan laba yang melebihi ekspektasi berkat melakukan restrukturisasi.

Saham Namkwang Engineering & Construction meroket 20,73 persen mencapai rekor seiring menguatnya harapan terbentuknya kerjasama ekonomi dengan Korea Utara. Perusahaan yang bergerak di bidang rekayasa konstruksi tersebut merupakan salah satu perusahaan besar yang tergabung dalam proyek kerjasama dengan Korut sebelumnya, termasuk menjalankan pabrik di kompleks industri Kaesong.

Nilai tukar won terhadap dolar AS berada di kisaran 1.067,25 won per dolar AS, turun 5,75 won dari sesi sebelumnya.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,1 persen. Sektor teknologi mengalami penurunan tajam 1,6 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melemah 12,20 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 5.868,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 45,83 poin, atau sekitar 1,47 persen, menjadi 3.071,54. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 290,11 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 30.418,33.