Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Senin (2/4/2018) seiring aksi wait-and-see yang dilakukan para investor jelang perilisan laporan perkiraan laba kuartal I 2018 Samsung Electronics.

Angka indeks bergerak turun 1,69 poin menjadi 2.444,16. Volume perdagangan moderat mencapai 386,6 juta saham senilai 6,6 triliun won, atau sekitar US$6,25 miliar, dengan saham yang turun melebihi yang naik 479 berbanding 351.

“Data ekonomi yang positif pada awalnya mendukung sentimen investor, namun ekpektasi yang mixed terhadap laba Samsung dan kekhawatiran pengetatan regulasi pada akhirnya memberi tekanan terhadap pasar,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Kim Ki-Sik secara resmi mengemban jabatan kepala Financial Supervisory Sevice hari ini. Sebagai seorang shareholder activist dan mantan anggota legislatif Negeri Ginseng, Kim secara aktif mengkritik kepemilikan chaebol terhadap perusahaan keuangan.

Investor individu membeli saham senilai 74,3 miliar won, sedangkan investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 27,1 an 21,8 miliar won.

Saham Samsung Electronics anjlok 1,38 persen, sedangkan saham SK Hynix tak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham KB Financial Group anjlok 1,98 persen dan saham Shinhan Financial Group merosot 0,66 persen.

Sektor ritel mengalami penguatan seiring menguatnya harapan berakhirnya pembatasan yang diberlakukan pemerintah Tiongkok terhadap perusahaan Korsel setelah pejabat senior Tiongkok berkunjung ke Negeri Ginseng.

Dalam pertemuan dengan Presiden Korsel Moon Jae-In di Seoul pada Jumat (30/3/2018), konselor Yang Jiechi mengatakan akan ada hasil nyata di masa depan ketika Moon meminta Tiongkok untuk tak lagi membatasi aktivitas perusahaan Korsel di Tiongkok, yang berlangsung setelah pemasangan sistem pertahanan rudal Amerika Serikat THAAD di Negeri Ginseng.

Saham Lotte Shopping yang merupakan salah satu perusahaan ritel utama Korsel melambung 6,61 persen. Saham Hotel Shilla melonjak 6,36 persen dan saham Shinsegae meroket 7,28 persen.

Sektor kosmetik juga menguat, dengan saham Amorepacific dan LG Household & Healthcare masing-masing melonjak 5,05 persen dan 3,56 persen. Di sektor otomotif, saham Hyundai Motor meningkat 3,84 persen. Saham perusahaan baja POSCO naik 0,61 persen.

Nilai tukar won terhadap dolar AS berada di kisaran 1.056,60, naik 6,9 won dari sesi sebelumnya.

Secara umum, bursa saham Asia mengalami pelemahan hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, dan Vietnam menguat, sedangkan di Bursa Filipina dan Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 5,72 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 3.163,18.