Indeks Kospi Meningkat 0,25 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 6,12 poin, atau sekitar 0,25 persen, pada Kamis (19/4/2018), menjadi 2.486,10. Volume perdagangan tinggi mencapai 718,26 juta saham senilai 9,99 triliun won atau sekitar US$9,41 miliar, dengan saham yang naik melebihi yang turun 457 berbanding 361.

Setelah dibuka dengan penguatan tipis, indeks Kospi sempat melemah akibat aksi ambil untung yang dilakukan para investor memanfaatkan peningkatan harga saham yang terjadi pada sesi sebelumnya. Namun angka indeks kemudian bergerak naik berkat pembelian yang dilakukan investor asing.

Investor asing melakukan pembelian saham senilai 176,84 miliar won dan investor ritel melakukan pembelian 65,49 miliar won. Sedangkan investor institusi menjual saham senilai 228,97 miliar won.

 “Serangkaian upaya baru-baru ini yang bertujuan untuk memperbaiki hubungan dengan Korea Utara akan membantu menyelesaikan masalah kronis ‘diskon Korea’ di pasar saham, terutama di kalangan investor asing yang memiliki kewaspadaan tersendiri terhadap konflik lintas perbatasan,” kata Cho Seung-Bin, analis Daeshin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis menyatakan kepercayaan dan komitmen yang dimilikinya akan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un dengan mengatakan bahwa ia akan berupaya keras untuk menjadikan pertemuan tersebut berjalan dengan baik dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

“Seiring dengan booming yang terjadi di pasar semikonduktor global, perusahaan teknologi setempat diperkirakan akan mencapai hasil yang memuaskan dan perolehan laba yang tinggi adalah hal yang paling diinginkan investor,” jelas Cho.

Sektor teknologi menguat dengan saham Samsung Electronics, LG Electronics, dan SK Hynix masing-masing melambung 2,76 persen, 1,92 persen, dan 3,9 persen.

Saham KB Financial Group melonjak 1,87 persen berkat perkiraan tingginya perolehan laba kuartal I 2018. Setelah Bursa Korea tutup, KB Financial Group menyatkan laba bersih pada kuartal I meningkat 11,3 persen year-on-year menjadi 968,2 miliar won.

Di sisi lain, saham perusahaan bioteknologi anjlok dengan saham Samsung Biologics dan Celltrion masing-masing anjlok 5,94 persen dan 6,33 persen.

Nilai tukar won terhadap dolar AS berada di kisaran 1.061,5 won per dolar AS, naik 7,2 won dari sesi sebelumnya.

Bursa saham Asia secara umum mengalami penguatan hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,9 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 19,60 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 5.881. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Filipina dan Vietnam anjlok.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, menguat 25,98 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 3.117,38. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 424,19 poin, atau sekitar 1,40 persen, menjadi 30.708,44.