ANALIS MARKET (16/4/2018) : Rupiah Berpotensi Melemah Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia bergerak mixed hari ini, dengan kecenderungan terkoreksi, sentimen dari turunnya indeks di bursa AS akhir pekan lalu dan harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini.

Adapun mata uang kuat Asia, Yen dan HK dolar melemah terhadap USDolar.

“Kondisi tersebut bisa membuat pelemahan rupiah menuju kisaran Rp.13.760 - Rp.13.780 per USD walaupun masih dalam penjagaan BI,” jelas Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam laporan riset yang dirilis Senin (16/4/2018).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyebutkan, data BI per Februari 2018 mencatat pertumbuhan kredit sebesar 8,25% yoy, sedangkan pertumbuhan simpanan tercatat 8,2% yoy. Kenaikan kredit terutama berasal dari kredit konsumsi.

“Menjelang faktor musiman puasa-lebaran-mudik, kemungkinan pertumbuhan kredit meningkat seiring dengan meningkatnya kegiatan usaha, sebaliknya pertumbuhan simpanan melambat dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga,” ungkap Lana.

Sementara dari eksternal, Presiden Trump realisasikan ancamannya dengan menyerang Suriah bersama dengan Inggris dan Perancis pada Sabtu dini hari lalu.

Serangan tersebut dengan alasan pemerintah Suriah menggunakan bahan kimia beracun yang membunuh warga sipil di dekat kota Damaskus pada 7 April lalu.

“Invasi AS ini diperkirakan membuat harga minyak mentah akan naik menuju US$80 pbrl,” sebut Lana.