Wall Street Kembali Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street kembali melemah pada Jumat (13/4/2018) setelah sempat mengalami rebound pada sesi sebelumnya. Berlanjutnya kekhawatiran akan berlangsungnya serangan militer Amerika Serikat ke Suriah menghadirkan tekanan terhadap pasar modal Negeri Paman Sam.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 122,91 poin, atau sekitar 0,5 persen, menjadi 24.360,14. Indeks S&P 500 melemah 7,69 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 2.656,3. Indeks komposit Nasdaq melorot 33,60 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 7.106,65.

Sektor finansial memimpin pelemahan di Wall Street, dengan indeks perbankan S&P anjlok 2,6 persen dan indeks finansial S&P turun 1,6 persen. Saham JPMorgan Chase & Co, bank dengan aset terbesar di AS, anjlok 2,7 persen setelah mengumumkan perolehan laba kuartalan yang lebih rendah dari ekspektasi. Penurunan saham JPMorgan menjadi penyebab utama penurunan indeks S&P 500.

Saham Wells Fargo anjlok 3,4 persen setelah menyebutkan kemungkinan harus membayar denda sebesar US$1 miliar. Saham Citigroup merosot 1,6 persen meski mengumumkan perolehan laba kuartalan yang melebihi estimasi.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2018 naik US$6, atau sekitar 0,5 persen, menjadi US$1.347,90 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen menjadi 89,698.

Sementara itu, bursa saham Eropa meneruskan penguatan pada Jumat dari sesi sebelumnya. Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,12 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, bergerak naik 6,22 poin menjadi 7.264,56. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat 27,39 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 12.442,40.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 11,20 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 9.747. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menanjak 5,8 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 5.315,02.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling menguat tipis terhadap dolar AS menjadi US$1,4240 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat tipis menjadi 1,1549 euro per pound.