Indeks Nikkei Merosot 0,49 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, merosot 107,22 poin, atau sekitar 0,49 persen, pada Rabu (11/4/2018), menjadi 21.687,10, setelah sempat menguat dua sesi sebelumnya. Indeks Topix juga melemah, turun 0,4 persen menjadi 1.725,30.

Seperti dilansir Reuters, para investor memperhatikan dengan seksama diskusi antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan para sekutunya terkait kemungkinan dilakukannya aksi militer ke Suriah, sebagai bentuk reaksi atas terjadinya serangan gas beracun di negara tersebut yang menyebabkan korban jiwa perempuan dan anak-anak akhir pekan lalu.

Serangan tersebut terjadi atas perintah Presiden Suriah Bashar al-Ashad yang didukung Rusia. AS telah menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, yang menyebabkan indeks utama perdagangan saham Bursa Efek Rusia jatuh ke level terendah dalam empat tahun terakhir dan nilai tukar ruble rontok awal pekan ini.

Sektor ritel anjlok dengan saham J.Front Retailing terjun 9,3 persen usai perkiraan perolehan laba perusahaan tersebut untuk tahun fiskal ini berada di bawah ekspektasi pasar. Saham perusahaan rival J.Front Retailing, Takashimaya Company, anjlok 3,3 persen.

Saham lainnya yang juga mengalami penurunan tajam adalah saham perusahaan kecap Kikkoman dan saham perusahaan minuman Asahi Group yang masing-masing melorot 3,6 persen dan 2,2 persen.

Indeks Nikkei tercegah turun lebih curam hari ini karena saham SoftBank Corporation, pemilik saham mayoritas Spirint Corporation,  melambung 3,5 persen seiring upaya merger Sprint dengan T-Mobile Us Inc. Peningkatan saham SoftBank menyumbang kenaikan 29 poin indeks Nikkei.

Nilai tukar dolar AS terhadap yen Jepang turun 0,15 persen menjadi 107,05 yen per dolar AS.