Wall Street Rebound, Bursa Eropa Menguat Tipis

foto: istimewa

Wall Street mengalami rebound pada Senin (9/4/2018) setelah sempat terpuruk pada sesi perdagangan terakhir pekan lalu.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 46,34 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 23.979,10. Indeks S&P 500 meningkat 8,69 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 2.613,16. Indeks komposit Nasdaq menguat 35,23 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 6.950,34.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Minggu (8/4/2018) menyatakan ia tidak memiliki ekspektasi bahwa perang dagang antara AS dengan Tiongkok akan berlangsung. Pernyataan tersebut mendongkrak sentimen pasar pada Senin.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2018 naik US$4, atau sekitar 0,30 persen, menjadi US$1.340,10 per ons. Indeks dolar AS turun 0,31 persen menjadi 89,826.

Sementara itu, sanksi lanjutan AS terhadap Rusia dengan Presiden AS Donald Trump menyatakan lewat akun Twitter-nya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin turut bertanggung jawab atas terjadinya serangan kimia yang terjadi di Suriah yang memakan korban jiwa perempuan dan anak-anak memberikan tekanan terhadap bursa saham Eropa. Indeks STOXX 600 Eropa hanya naik 0,1 persen pada Senin.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 11,11 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 7.194,75. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 20,48 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 12.261,75.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 60,00 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 9.742,80. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menanjak 5,15 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 5.263,39.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling naik 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,4104 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,1489 euro per pound.