Indeks Kospi Anjlok 1,34 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 32,77 poin, atau sekitar 1,34 persen, pada Rabu (28/3/2018), menjadi 2.419,29. Volume perdagangan tinggi dengan 495 juta saham senilai 7,63 triliun won atau US$7,12 miliar diperdagangkan, dengan saham yang turun melebihi yang naik 591 berbanding 245.

Para analis menyatakan penurunan yang terjadi dipicu penuruan saham-saham blue chip utama, yang mengikuti pelemahan saham perusahaan teknologi Amerika Serikat.

“Di Amerika Serikat, saham perusahaan teknologi dan semikonduktor yang sebelumnya mendongkrak pasar berakhir dengan penurunan pada Selasa (27/3/2018),” kata Seo Sang-Young, peneliti Kiwoom Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

“Kondisi tersebut juga menjadi beban terhadap pasar modal di Korsel,” jelas Seo.

Namun Seo menyatakan penurunan lebih disebabkan permasalahan perusahaan individu, bukan industri teknologi secara keseluruhan. Oleh karenanya, menurut Seo, tren penurunan hanya akan berlangsung terbatas.

Investor asing dan institusi melakukan penjualan saham senilai 247,5 miliar won dan 31,8 miliar won. Sedangkan investor individu membeli saham senilai 276 miliar won.

Saham Samsung Electronics anjlok 2,56 persen, sedangkan saham SK Hynix merosot 1,35 persen. Saham LG Electronics tergelincir 2,24 persen.

Sektor farmasi juga melemah, dengan saham Celltrion anjlok 2,53 persen dan saham Samsung BioLogics terjun bebas 7 persen. Saham Hanmi Pharmaceutical turun 1,36 persen.

Sektor industri baja turut mengalami penurunan, dengan saham POSCO, Korea Zinc, dan Hyundai Steel masing-masing melemah 3,04 persen, 0,52 persen, dan 2,29 persen. Sektor otomotif pun demikian, dengan saham Hyundai Mobis, Hyundai Motor, dan Kia Motors masing-masing berakhir dengan penurunan 6,73 persen, 1,62 persen, dan 3,94 persen.

Sebaliknya sektor konstruksi mengalami hari yang bullish, dengan saham Hyundai Engineering and Construction melambung 4,02 persen dan saham Daelim Industrial naik 0,94 persen.

Nilai tukar won terhadap dolar AS berada di kisaran 1.070,80 won per dolar AS, turun 0,5 won dari sesi sebelumnya.

Secara umum bursa saham Asia mengalami pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 42,80 poin, atau sekitar 0,73 persen, menjadi 5.789,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia turun, sedangkan di Bursa Vietnam meningkat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 44,36 poin, atau sekitar 1,40 persen, menjadi 3.122,29. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 768,30 poin, atau sekitar 2,50 persen, menjadi 30.022,53.