Indeks Kospi Meningkat 0,84 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 20,32 poin, atau sekitar 0,84 persen, pada Senin (26/3/2018), menjadi 2.437,08. Volume perdagangan moderat mencapai 303 juta saham senilai 5,86 triliun won atau sekitar US$5,42 miliar, dengan saham yang naik melebihi yang turun 552 berbanding 277.

Setelah angka indeks sempat anjlok 3,18 persen pada Jumat (23/3/2018) terpengaruh mencuatnya kekhawatiran akan berlangsungnya perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok, para analis menyatakan pasar saham di Korsel dapat kembali rebound karena para investor melakukan pembelian saham-saham yang sebelumnya merosot tajam.

“Pasar saham rebound setelah para investr membeli saham-saham yang sebelumnya anjlok,” kata Lee Young-Gon, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 101,3 miliar won, sedangkan para investor individu melakukan pembelian saham yang melampaui penjualan hingga senilai 52,3 miliar won. Investor institusi melakukan pembelian saham senilai 46 miliar won.

Sektor teknologi diwarnai penguatan dengan saham Samsung Electronics, LG Electronics, dan SK Hynix masing-masing naik 1,13 persen, 2,35 persen, dan 1,08 persen. Sektor industri baja juga mengalami kenaikan, saham POSCO melonjak 2,02 persen dan Hyundai Steel melambung 2,33 persen. Sektor industri kimia pun menguat, saham LG Chem, LG Household & Health Care, dan AmorePacific masing-masing meningkat 1,65 persen, 1,79 persen, dan 2,77 persen.

Di sisi lain, sektor otomotif mengalami pelemahan dengan saham Hyundai Motor anjlok 1,32 persen dan saham Hyundai Mobis turun 0,21 persen. Saham perusahaan operator telepon seluler juga mengalami penurunan dengan saham SK Telecom, KT, dan LG Uplus masing-masing melorot 0,88 persen, 0,37 persen, dan 0,81 persen.

Nilai tukar won terhadap dolar AS berada di kisaran 1.081,10 won per dolar AS, naik 1,10 won dari sesi sebelumnya.

Meski indeks Kospi dan Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, mengalami rebound hari ini, namun secara umum perdagangan di bursa saham Asia masih diwarnai dengan kelesuan. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 30,20 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 5.790,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 19,04 poin, atau sekitar 0,60 persen, menjadi 3.133,72. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 239,48 poin, atau sekitar 0,79 persen, menjadi 30.548,77.