Unilever Tegaskan Komitmen Berinvestasi USD 500 Juta Selama Lima Tahun Mendatang

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pada Selasa (05/6/2017) kemarin, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk. Hemant Bakshi di kantornya, di gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta.

Dalam kunjungannya, Hemant menegaskan komitmen PT. Unilever Indonesia akan berinvestasi sebesar USD 500 juta selama lima tahun mendatang.

Padahal, sepanjang tahun 2010-2015, Unilever telah menanamkan modal di Tanah Air sebesar Rp 8,5 triliun.

Airlangga juga menyebutkan, dalam pertemuan tersebut, Hemant menyampaikan perkembangan bisnis dan rencana investasi Unilever di Indonesia. Misalnya, pembangunan kantor pusat Unilever Indonesia seluas 50.000 m2 yang menerapkan konsep green office di kawasan BSD City, Tangerang Selatan.

“Langkah lain yang dilakukan Unilever adalah program kemitraan dengan 9.000 petani kedelai hitam sebagai pemasok bahan baku untuk Kecap Bango," jelas Airlangga dalam siaran pers, kemarin.

Selain itu, lanjut dia, adanya program pengembangan budidaya kelapa kerdil untuk mengembangkan industri gula kelapa. Hal ini sebagai bahan baku Kecap Bango yang mencapai 100.000 ton per tahun.

Unilever juga akan menjalankan program digitalisasi untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional. Selanjutnya, perusahaan ini juga mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui program praktek kerja dan pemagangan nasional.

Saat ini, telah berdiri empat perusahaan Unilever Grup di Indonesia, yaitu; Unilever Indonesia (UI), Unilever Oleochemical Indonesia (UOI), Unilever Enterprises Indonesia (UEI), dan Unilever Trading Indonesia (UTI).

Adapun pada tahun 2017 ini, PT. Unilever Indonesia Tbk menginjak tahun ke 83 beroperasi di Indonesia, dengan serapan tenaga kerja sebanyak 7000 tenaga kerja serta memiliki 9 pabrik yang berlokasi di Cikarang Jawa Barat dan Rungkut Jawa Timur.