Siemens Akan Kurangi 6.900 Pekerja

foto: istimewa

Pasardana.id - Raksasa industri Jerman, Siemens AG, pada Kamis (16/11/2017) mengumumkan rencana pengurangan 6.900 pekerja secara global, terutama divisi bahan bakar.

Seperti dilansir BBC News, Siemens menyebut pengurangan pekerja dipicu turunnya permintaan global akan turbin raksasa yang diproduksi divisi bahan bakar dan gas.

Sekitar setengah dari jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja akan berasal dari pabrik Siemens di Jerman. Sedangan 1.100 pekerja dari pabrik di negara Eropa lainnya dan 1.800 pekerja dari pabrik di Amerika Serikat.

Pihak Siemens yakin tidak akan redundansi wajib di Inggris. Pabrik terbesar Siemens di Inggris yang memproduksi turbin industry kecil dan menengah berada di Lincoln dan memperkerjakan 1.500 pekerja.

Serikat pekerja di Jerman telah menyatakan akan menentang pemutusan hubungan kerja yang akan terjadi. Pabrik Siemens di Jerman tak hanya memproduksi turbin, tapi juga kereta api dan peralatan medis.