April Mendatang, Broadcom Berpindah Domisili ke AS

foto: istimewa

Pasardana.id - Broadcom Ltd pada Senin (12/3/2018) menyatakan akan berpindah domisili ke Amerika Serikat pada 3 April mendatang, dua hari sebelum perusahaan semikonduktor yang terdaftar di Singapura tersebut menggelar pertemuan tahunan pemegang saham.

Kepindahan domisili Broadcom, seperti dilansir Reuters, terjadi setelah tawaran pembelian Broadcom terhadap perusahaan telekomunikasi dan semikonduktor Amerika Serikat Qualcomm Inc dengan dana US$117 miliar, atau sekitar Rp1.611 triliun, mendapat perhatian serius CFIUS (Committee on Foreign Investment in the United States) karena dianggap berpotensi mengancam keamanan nasional.

Pihak Broadcom telah menyatakan kekhawatiran tersebut tidak beralasan karena Broadcom tidak pernah berencana untuk menuntaskan kesepakatan pembelian Qualcomm sebelum sepenuhnya berpindah domisili ke Negeri Paman Sam. Broadcom selama ini juga memiliki kantor pusat di Irvine, Kalifornia.

Broadcom melakukan tawaran pertama pembelian Qualcomm senilai US$103 miliar pada 6 November lalu. Beberapa hari sebelum tawaran tersebut berlangsung, Presiden AS Donald Trump sudah menyebutkan bahwa Broadcom berencana untuk pindah domisili ke AS dari Negeri Singa.