Wall Street Terus Menguat, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street terus menguat pada Selasa (13/2/2018), melanjutkan pergerakan positif dalam dua sesi sebelumnya setelah sempat mengalami keterpurukan.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 39,18 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 24.640,45. Indeks S&P 500 meningkat 6,94 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 2.662,94. Indeks komposit Nasdaq menguat 31,55 poin, atau sekitar 0,45 persen, menjadi 7.013,51.

Pekan lalu ketiga angka indeks utama mengalami kemerosotan sekitar 5 persen, penurunan mingguan tercuram dalam dua tahun terakhir.

Saham perusahaan Tiongkok yang terdaftar di Bursa New York mengalami penguatan pada Selasa. Saham Alibaba naik 1,02 persen dan saham Baidu melonjak 1,79 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2018 meningkat US$4, atau sekitar 0,30 persen, menjadi US$1.330,40 per ons. Indeks dolar AS turun 0,47 persen menjadi 89,69.

Sebaliknya dari pasar modal AS, bursa saham Eropa diwarnai dengan pelemahan pada Selasa. Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,63 persen dengan sebagian besar sektor berakhir di teritori negatif setelah para investor diliputi kekhawatiran akan terjadinya aksi jual lanjutan dari pekan lalu.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 9,05 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 7.168,01. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 86,27 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 12.196,50.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, anjlok 120,40 poin, atau sekitar 1,23 persen, menjadi 9.650,70. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melorot 30,81 poin, atau sekitar 0,60 persen, menjadi 5.109,24.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3883 per pound. Sedangkan terhadap euro melemah 0,2 persen menjadi 1,1239 euro per pound.