Dipicu Kekhawatiran Resesi, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Bursa saham Eropa mengalami pelemahan pada Rabu (5/12/2018) dipicu kekhawatiran akan kemungkinan berlangsungnya resesi setelah imbal hasil obligasi jangka panjang Amerika Serikat berada di level yang lebih rendah dari imbal hasil jangka pendek. Indeks STOXX 600 Eropa, seperti dilaporkan Reuters, anjlok 1,16 persen,

Wall Street melemah pada Selasa (4/12/2018) dipicu kekhawatiran akan kemungkinan berlangsungnya resesi. Bursa Efek New York tutup pada Rabu sehubungan berlangsungnya hari berkabung nasional untuk Presiden AS ke-41 George HW Bush yang tutup usia di umur 94 tahun pada Jumat (30/11/2018).

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, terjun 100,92 poin, atau sekitar 1,44 persen, pada Rabu menjadi 6.921,84. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 135,08 poin, atau sekitar 1,19 persen, menjadi 11.200,24.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 49,50 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 9.012,20. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, anjlok 68,28 poin, atau sekitar 1,36 persen, menjadi 4.944,37.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring berlangsungnya aksi ambil untung yang dilakukan para investor. Harga emas untuk pengiriman Februari 2019 merosot 0,3 persen menjadi US$1.242,60 per ons. Indeks dolar AS turun 0,6 persen menjadi 96,473.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2728 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1228 euro per pound.