Indeks Kospi Naik 0,67 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 13,94 poin, atau sekitar 0,67 persen, pada Kamis (8/11/2018), menjadi 2.092,63. Volume perdagangan moderat mencapai 322,59 juta saham senilai 5,86 triliun won atau sekitar US$5,25 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 718 berbanding 131.

Angka indeks meningkat mengikuti penguatan yang berlangsung di Wall Street seiring tanggapan positif para investor terhadap hasil midterm election Amerika Serikat.

Investor asing membeli saham senilai 492,7 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing menjual saham senilai 275,5 miliar won dan 230,4 miliar won.

“Hasil midterm election sesuai dengan ekspektasi, sehingga menghilangkan ketidakpastian yang sempat membebani pasar modal,” kata Kim Yoo-Kyeom, analis Cape Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.  

Partai Demokrat mengungguli Partai Republik dalam pemilihan House of Representatives sehingga langkah Presiden AS Donald Trump yang kadang tidak terkendali dapat mulai dikekang. Meski demikian, keunggulan Partai Republik dalam pemilihan senat akan membuat kebijakan ekonomi dan luar negeri AS tidak akan banyak berubah dari sebelumnya.

“Jelang keputusan bank sentral AS terkait suku bunga dan dengan adanya kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi Tiongkok, pasar saham diperkirakan akan mengalami volatilitas tinggi untuk saat ini,” jelas Kim.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,11 persen dan saham SK Hynix melambung 2,97 persen. Saham perusahaan yang bergerak di industri keuangan juga menguat, dengan saham Shinhan Financial dan KB Financial masing-masing meningkat 0,35 persen dan 0,94 persen.

Saham perusahan biofarmasi Celltrion melambung 2,14 persen. Namun sebaliknya saham Samsung BioLogics anjlok 3,88 persen setelah politisi Korea Selatan dari Partai Demokrat, Park Yong-Jin, menunjukkan dokumen internal dari Samsung Group yang menyatakan bahwa Samsung BioLogics secara sengaja melakukan kecurangan pembukuan keuangan pada 2015 terkait kesepakatan merger antara Samsung C&T dan Cheil Industries.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.117,3 won per dolar AS.

Bursa saham Asia secara umum diwarnai dengan sentimen positif hari ini sebagai pengaruh hasil midterm election AS. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,8 persen mencapai level tertinggi sejak 8 Oktober lalu.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 31,30 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 5.928,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 5,71 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 2.635,63. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 80,03 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 26.227,72.