Indeks Kospi Naik 0,61 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 12,70 poin, atau sekitar 0,61 persen, pada Selasa (6/11/2018), menjadi 2.089,62. Volume perdagangan moderat mencapai 307,93 juta saham senilai 5,01 triliun won atau sekitar US$4,46 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 505 berbanding 322.

Indeks Kospi menguat jelang berlangsungnya midterm election di Amerika Serikat. “Di saat para investor menanti hasil midterm election AS yang akan mempengaruhi arah kebijakan pemerintahan negara tersebut di berbagai bidang, tampaknya masih ada harapan akan perkembangan penyelesaian konflik AS-Tiongkok di bidang perdagangan,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoon Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Setelah sempat menguat di awal perdagangan, angka indeks kemudian berfluktuasi antara teritori positif dan negatif. Indeks Kospi kemudian berakhir dengan peningkatan berkat pembelian yang dilakukan investor individu.

Investor individu membeli saham senilai 171,9 miliar won, sedangkan investor institusi dan asing masing-masing menjual saham senilai 177,5 miliar won dan 7,3 miliar won.

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion dan Samsung Biologics masing-masing naik 0,42 persen dan 0,50 persen. Saham perusahaan baja POSCO melonjak 2,45 persen dan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 3,37 persen.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melemah 0,11 persen dan 0,57 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem anjlok 1,69 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.123,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah jelang berlangsungnya midterm election AS. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 57,10 poin, atau sekitar 0,98 persen, menjadi 5.875,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Filipina, Indonesia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 6,07 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 2.659,36. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 186,57 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 26.120,96.