Indeks Kospi Turun 0,82 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 17,24 poin, atau sekitar 0,82 persen, pada Jumat (30/11/2018), menjadi 2.096,86. Volume perdagangan moderat mencapai 413,39 juta saham senilai 6,92 triliun won atau sekitar US$6,2 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 447 berbanding 365.

Indeks Kospi turun seiring aksi jual yang dilakukan investor asing jelang dilaksanakannya pertemuan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok di sela-sela pertemuan G20 yang berlangsung di Buenos Aires, Argentina, akhir pekan ini. Investor asing menjual saham senilai 178 miliar won, sedangkan investor institusi dan individu total membeli saham senilai 158 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics anjlok 3,01 persen. Saham SK Hynix juga melemah secara signifikan, merosot 2,65 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan otomotif Hyunda Motor Company melambung 7 persen setelah mengumumkan rencana buyback saham dengan dana mencapai 250 miliar won. Saham perusahaan baja POSCO meningkat 1,43 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.121,20 won per dolar AS.

Meski indeks Kospi mengalami penurunan, secara umum bursa saham Asia diwarnai dengan sentimen positif dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang meningkat 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia anjlok 91,20 poin, atau sekitar 1,58 persen, menjadi 5.667,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Thailand menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, dan Vietnam melemah. Bursa Filipina tutup hari ini sehubungan libur perayaan Hari Bonifacio.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 20,74 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 2.588,19. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 55,72 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 26.506,75.