Indeks Kospi Meningkat 0,28 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 5,88 poin, atau sekitar 0,28 persen, pada Kamis (29/11/2018), menjadi 2.114,10. Volume perdagangan moderat mencapai 300,49 juta saham senilai 5,12 triliun won atau sekitar US$4,6 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 456 berbanding 365.

Indeks Kospi meningkat mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang terdongkrak pernyataan dovish yang dikeluarkan pimpinan Federal Reserve Amerika Serikat Jerome Powell. Powell mengisyaratkan suku bunga The Fed kemungkinan besar tidak akan kembali ditingkatkan sampai tahun ini berakhir, menyebabkan sentimen positif meliputi pasar modal. Suku bunga The Fed telah meningkat tiga kali pada 2018.

Perhatian para investor kini tertuju kepada pertemuan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok yang berlangsung di sela-sela pertemuan G-20 di Buenos Aires, Argentina, pada akhir pekan ini. Para investor menantikan tercapainya solusi terhadap tensi AS-Tiongkok di bidang perdagangan.

Investor asing membeli saham senilai 325 miliar won, sedangkan investor institusi dan individu secara total melakukan penjualan saham senilai 326 miliar won.

Saham perusahaan baja POSCO melonjak 1,46 persen. Saham perusahaan yang bergerak di bidnag industri kimia LG Chem dan SK Innovation masing-masing naik 0,14 persen dan 0,26 persen.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electonics tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,99 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 7,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.119,20 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,58 persen. 

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 33,30 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 5.758,40. Bursa saham di Asia Tenggara diliputi sentimen positif, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 34,29 poin, atau sekitar 1,32 persen, menjadi 2.567,44. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 231,53 poin, atau sekitar 0,87 persen, menjadi 26.451,03.