Indeks Kospi Meningkat 0,79 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 16,40 poin, atau sekitar 0,79 persen, pada Selasa (27/11/2018), menjadi 2.099,42. Volume perdagangan tipis hanya mencapai 235 juta saham senilai 4,41 triliun won atau sekitar US$3,9 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 501 berbanding 308.

Menurut para analis, angka indeks terdongkrak harapan para investor akan suksesnya pertemuan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok di sela-sela pertemuan G-20 yang berlangsung di Buenos Aires, Argentina, akhir pekan ini, sehingga ketegangan kedua negara di bidang perdagangan dapat mereda.

“Pasar saham Korea Selatan terpengaruh akan harapan yang dimiliki para investor terhadap pertemuan tingkat tinggi AS-Tiongkok,” kata Seo Sang-Yeong, analis Kiwoom Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing membeli saham senilai 195 miliar won dan 19 miliar won. Sedangkan investor individu menjual saham senilai 211 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan LG Electronics masing-masing meningkat 1,06 persen dan 0,84 persen. Sebaliknya saham SK Hynix turun 0,14 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melambung 6,2 persen dan 2,61 persen. Saham perusahaan produsen suku cadang kendaraan bermotor Hyundai Mobis juga meningkat secara signifikan, melonjak 4,49 persen.

Saham perusahaan yang bergerak di bidang industri kimia pun diwarnai dengan penguatan. Saham LG Chem, LG Household & Health Care, dan S-Oil masing-masing melambung 2,39 persen, 1,31 persen, dan 0,95 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion merosot 1,04 persen, sedangkan saham Hanmi Pharmaceutical naik 0,68 persen.

Samsung Card, perusahaan kartu kredit terbesar di Korea Selatan, anjlok 1,23 persen seiring adanya rencana pemerintah Negeri Ginseng untuk mereformasi sistem komisi kartu kredit.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.129,40 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diwarnai dengan sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 56,70 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 5.728,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Filipina, Indonesia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Singapura dan Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 1,13 poin menjadi 2.574,68. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 44,22 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 26.331,96.