Indeks Kospi Anjlok 1,25 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 29,31 poin, atau sekitar 1,25 persen, pada Selasa (2/10/2018), menjadi 2.309,57. Volume perdagangan tipis hanya 281 juta saham senilai 6,1 triliun won atau sekitar US$5,4 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 632 berbanding 193.

Menurut para analis, indeks Kospi anjlok seiring mencuatnya kekhawatiran para investor terhadap meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dengan Tiongkok setelah USS Decatur diusir dari Laut China Selatan oleh kapal perusak Luyang milik Tiongkok.

“Seiring dengan tensi AS-Tiongkok di bidang perdagangan, tensi antara kedua negara di bidang militer turut membebani pasar modal sehingga memicu aksi jual investor asing,” kata Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 243 miliar won, aksi jual investor asing telah berlangsung tiga sesi beruntun. Investor individu hari ini membeli saham senilai 308 miliar, sedangkan investor institusi menjual saham senilai 81 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics, SK Hynix, dan LG Electronics masing-masing anjlok 1,4 persen, 2,71 persen, dan 1,69 persen. Saham perusahaan farmasi Celltrion, Samsung BioLogics, dan Hanmi Pharmaceutical masing-masing anjlok 1,2 persen, 4,28 persen, dan 1,49 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem dan LG Household & Health Care masing-masing anjlok 4,21 persen dan 1,44 persen. Saham perusahaan kosmetik AmorePacific merosot 1,86 persen.

Saham perusahaan yang bergerak di bidang otomotif juga melemah. Saham Hyundai Motor, Kia Motors, dan Hyundai Mobis masing-masing turun 0,39 persen, 1,16 persen, dan 1,36 persen.  

Di sisi lain, saham perusahaan konstruksi GS Engineering & Construction dan Daelim Industrial masing-masing meningkat 0,37 persen dan 3,5 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 7,40 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.119,20 won per dolar AS. Bursa Korea tutup pada Rabu (3/10/2018) sehubungan libur perayaan National Foundation Day.

Bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 46,10 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 6.126,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 662,14 poin, atau sekitar 2,38 persen, menjadi 27.126,38. Bursa saham lainnya di Tiongkok masih tutup sehubungan perayaan China National Day.