Wall Street Melemah Terbebani Sektor Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Senin (15/10/2018) akibat terbebani penurunan harga saham sektor teknologi yang dipicu kekhawatiran terhadap suku bunga dan perolehan laba perusahaan.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 89,44 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 25.250,55. Indeks S&P 500 melemah 16,34 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 2.750,79. Indeks komposit Nasdaq merosot 66,15 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 7.430,74.

Indeks sektor teknologi anjlok 1,6 persen, menjadi sektor dengan penurunan tercuram di S&P 500. Saham Apple Inc turun 2,1 persen setelah Goldman Sachs merilis laporan yang menunjukkan perlambatan permintaan konsumen di Tiongkok, yang akan berpengaruh terhadap permintaan iPhones.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 naik US$8,3, atau sekitar 0,68 persen, menjadi US$1.230,30 per ons. Indeks dolar AS turun 0,36 persen menjadi 95.

Bursa saham Eropa mengalami penguatan pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,2 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 33,31 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 7.029,22. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat 90,35 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 11.614,16.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 21,70 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 8.923,70. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, bergerak turun 0,90 poin menjadi 5.095,07.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3158 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1331 euro per pound.