BNII Berencana Terbitkan Obligasi Rp1 Triliun, Hanya Rp359 Miliar Dijamin Penuh

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) akan menerbitkan surat utang sebanyak-banyaknya Rp1 triliiun. Tapi, surat utang bertajuk Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap II tahun 2018 tersebut, hanya mendapat kesanggupan penuh atau full commitment Rp359 miliar oleh empat penjamin emisi.

Hal itu terungkap dalam keterbukaan informasi perseroan pada laman Bursa Efek Indonesia, Kamis (11/10/2018).

Rincinya, obligasi tersebut dibagi menjadi seri A senilai Rp235 miliar berbunga tetap 7,8% dan akan jatuh tempo pada tanggal 6 November 2019, Seri B senilai Rp49 miliar berbunga 8,6% dan akan jatuh tempo tanggal 26 Oktober 2021. Sementara seri C senilai Rp75 miliar dengan bunga tetap 8,8% dan akan jatuh tempo pada tanggal 26 Oktober 2023.

Adapun sisanya, sebesar Rp641 miliar akan di jamin dengan penjaminan terbaik atau best effort. Artinya, jika sisa nilai obligasi tersebut tidak terserap, maka tidak ada kewajiban BNII untuk menerbitkannya.

Selanjutnya, dana hasil penerbitan obligasi dengan peringkat efek idAAA dari PT Pefindo ini akan digunakan untuk meningkatkan penyaluran kredit.

Bagi investor surat utang ini, akan mendapatkan pembayaran bunga secara berkala setiap tiga bulan sekali, terhitung mulai 26 Januari 2019.

Untuk melancarkan penerbitan obligasi ini, emiten perbankan ini telah menunjuk PT BNI Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas dan PT Maybak Kim Eng Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.

Terakhir, para penjamin emisi mulai menawarkan obligasi pada tanggal 22-23 Oktober 2018, masa penjatahan tanggal 24 Oktober 2018 dan akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 29 Oktober 2018.