BTN Kumpulkan Laba Rp1,27 T Dalam 6 Bulan

Foto : Direktur Utama BTN Maryono (ist)

Pasardana.id - Laba bersih PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melaju sesuai target di level 21,95% yoy menjadi Rp1,27 triliun per Juni 2017 atau naik dari Rp1,04 triliun di bulan yang sama tahun lalu.

Laba BTN tidak lepas dari realisasi penyaluran kredit dan pembiayaan senilai Rp177,4 triliun atau naik 18,81% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp149,31 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Catatan pertumbuhan kredit juga mengerek naik posisi aset BTN menjadi senilai Rp224,06 triliun pada Juni 2017 atau tumbuh 18,23% yoy dari Rp189,51 triliun.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, saat ini ekonomi Indonesia mulai menunjukkan geliat positif didukung kebijakan pemerintah dan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan investor baik lokal maupun global atas perekonomian di Tanah Air, khususnya sektor keuangan.

Di sektor properti pun, penjualan rumah hunian hingga perkantoran masih terus mencatatkan pertumbuhan, terutama dengan hadirnya Program Sejuta Rumah.

Lebih lanjut, Maryono berkomitmen, BTN akan terus memaksimalkan peran utama sebagai integrator Program Satu Juta Rumah pada setiap momentum yang ada.

“Kami akan terus berinovasi memberikan kredit dengan pelayanan dan fasilitas terbaik kepada para nasabah, termasuk KPR Subsidi dan KPR Non-subsidi dalam rangka menyukseskan Program Satu Juta Rumah. Secara keseluruhan kami meyakini pertumbuhan penyaluran kredit yang berada di atas rata-rata industri tersebut akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini dan bertumbuh sesuai target Bank BTN," jelas Maryono dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Bank BTN Kuartal II/2017 di Menara BTN, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Di sisi lain, pada kuartal II/2017, Bank BTN pun telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp159,12 triliun atau naik 18,26% yoy dari posisi Rp134,55 triliun. Catatan pertumbuhan DPK BBTN tersebut juga berada di atas rata-rata industri perbankan yang hanya naik sebesar 11,2% yoy pada Mei 2017 (data OJK).

Adapun, pertumbuhan simpanan di Bank BTN ditopang kenaikan giro, tabungan, dan deposito yang dihimpun Bank BTN. Per Juni 2017, giro Bank BTN tercatat naik 25,97% yoy menjadi Rp41,73 triliun, tabungan naik 14,69% yoy menjadi Rp33,04 triliun, dan deposito naik 16,16% yoy menjadi Rp84,36 triliun.

Kinerja penyaluran kredit dan penghimpunan simpanan tersebut pun menyumbang pertumbuhan pendapatan bunga bersih BBTN yang naik 14,13% yoy menjadi Rp4,2 triliun per Juni 2017.