Hang Seng Menguat 62,36 Poin

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong menguat 62,36 poin, atau sekitar 0,24 persen, dari sesi sebelumnya pada Senin (29/5/2017), menjadi 25.701,63.

Angka penutupan merupakan yang tertinggi sejak 3 Juli 2015. Indeks Hong Kong China Enterprises meningkat 0,4 persen menjadi 10.619,34.

Peningkatan angka indeks terjadi di saat pasar saham di daratan Tiongkok tutup karena libur perayaan Festival Perahu Naga. Bursa Hong Kong akan tutup pada Selasa (30/5/2017), juga sehubungan dengan perayaan festival tersebut.

Seperti dilaporkan Reuters, peningkatan saham perusahaan properti Tiongkok yang ditransaksikan di bursa Hong Kong mendorong terjadinya penguatan Hang Seng, akibat antisipasi terhadap permintaan perumahaan yang tinggi di kota-kota kecil Tiongkok.

Saham China Evergrande Group Ltd memimpin penguatan saham perusahaan properti Tiongkok setelah Morgan Stanley meningkatkan rangking saham perusahaan tersebut menjadi "overweight".

Perusahaan broker tersebut memperkirakan leverage (rasio hutang modal perusahaan terhadap ekuitas) Evergrande hanya akan mengalami penurunan 237 persen sampai akhir 2017, dari penurunan 432 persen pada Desember tahun lalu dengan kehadiran para investor strategis.

Akibatnya saham Evergrande, yang telah meningkat tiga kali lipat tahun ini, meroket 23 persen hari ini.

Tak hanya saham Evergrande, saham perusahaan properti Tiongkok lainnya juga mengalami penguatan hari ini. Saham Country Garden meningkat 9,4 persen, saham Agile Group naik 5,1 persen, dan saham China Resources Land menguat 2,0 persen.

Sub indeks sektor properti Hong Kong meningkat 1,04 persen terpengaruh positifnya kinerja saham perusahaan-perusahaan properti Tiongkok.

Peningkatan terjadi meski perbankan Hong Kong menyebutkan akan meningkatkan suku bunga pinjaman pada akhir pekan lalu.

Sementara itu, saham Lianhua Supermarket meroket 24,4 persen mencapai harga tertinggi sejak September 2015 setelah Shanghai Yiguo E-Commerce Co Ltd sepakat untuk menjual 18 persen kepemilikan sahamnya di Lianhua Supermarket kepada Alibaba Group Holding Ltd.