Tarif Promo Boleh Diberlakukan Taksi Daring

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, tarif promo masih bisa dijalankan taksi daring. Namun, promo ini tidak boleh melebihi tarif atas dan tarif bawah yang dimuat dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017 tentang taksi daring yang berlaku efektif per 1 Juli 2017.

“Operator taksi online bebas menerapkan tarif promo, namun tarif promo tersebut tak boleh lebih murah dari ketetapan batas bawah," kata Direktur Angkutan dan Multi Moda, Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Cucu Mulyana di Jakarta, belum lama ini.

Adapun besaran tarif batas bawah dan atas akan diusulkan Dishub kepada Kemenhub. Hal ini ditargetkan rampung Juni 2017 dan diberlakukan mulai 1 Juli 2017.

Penerapan ini akan diawasi Kemenhub dan Dinas Perhubungan (Dishub) dengan mengecek dari digital dashboard yang terpasang pada angkutan taksi online. Bahkan, penyedia aplikasi telah bersedia membuka data transaksi taksinya.

Sementara itu, sebelumnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta pemerintah menghapus tarif bawah taksi online. KPPU menilai tarif bawah taksi online tidak membawa manfaat positif.
 
"Kami concern mengenai tarif bawah ini. Karena tidak jelas siapa yang mau di-protect. Apakah masyarakat, pengguna aplikasi, atau kepada siapa masih belum jelas. Implementasinya bisa kompleks di lapangan," ujar Direktur Pengkajian, Kebijakan, dan Advokasi KPPU, Taufik Ahmad.

Taufik menyarankan pemerintah membentuk peraturan lain yang lebih efektif. Peraturan itu, kata dia, akan mengacu pada standar kualitas dan keamanan.