surat utang negara|Analis Fixed Income MNC Securities|lelang SUN|imbal hasil SUN|I Made Adi Saputra|SUN berdenominasi Dollar AS
Oleh: Ivan

foto: istimewa
Pasardana.id - Dari perdagangan Surat Utang Negara dengan denominasi mata uang dollar Amerika pada Senin (23/5/2017) kemarin, pergerakan imbal hasilnya masih ditutup dengan mengalami penurunan yang terjadi pada keseluruhan seri Surat Utang Negara di tengah kenaikan imbal hasil dari US Treasury.
Imbal hasil dari INDO-20 dan INDO-47 masing - masing mengalami penurunan sebesar 3 bps di level 2,408% dan 4,669%. Adapun imbal hasil dari INDO-27 mengalami penurunan sebesar 2 bps di level 3,711% setelah mengalami kenaikan harga sebesar 17,5 bps. Sedangkan INDO-37 mengalami kenaikan harga sebesar 50 bps mendorong turunnya imbal hasil sebesar 4 bps pada level 4,706%, terang analis fixed income MNC Securities, I Made Adi Saputra kepada Pasardana.id , di Jakarta, Selasa (23/5/2017).
Sementara itu, imbal hasil dari US Treasury dengan tenor 10 tahun ditutup naik pada level 2,25% dibandingkan perdagangan sebelumnya yang sebesar 2,23% seiring dengan kenaikan imbal hasil dari US Treasury dengan tenor 30 tahun ditutup naik pada level 2,91%.
Adapun imbal hasil surat utang Jerman (Bund) dan Inggris (Gilt) dengan tenor 10 tahun juga terlihat mengalami kenaikan, masing - masing di level 0,39% dan 1,09%.
Pergerakan imbal hasil surat utang global yang cenderung mengalami kenaikan tersebut, kami perkirakan akan masih memberikan tekanan terhadap pergerakan harga Surat Utang Negara dengan denominasi mata uang dollar Amerika, tandas I Made.