Kospi Turun 13,29 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 13,29 poin, atau sekitar 0,61 persen, dari sesi sebelumnya pada Senin (27/3/2017), menjadi 2.155,66.

Penurunan angka indeks dipicu penguatan mata uang won terhadap dolar Amerika Serikat, yang dipicu pelemahan dolar AS akibat kondisi politik di Negeri Paman Sam. Nilai tukar mencapai 1.112,8 won per dolar AS, meningkat 0,87 persen dari Jumat (24/3/2017). Nilai tukar merupakan yang tertinggi sejak 11 Oktober 2016.

Para investor mensinyalir terjadinya intervensi oleh Bank of Korea untuk mencegah peningkatan nilai tukar won lebih lanjut. Bank sentral Korsel tersebut melakukan pembelian dolar AS setelah peningkatan nilai tukar won mulai mendekati nilai tukar tertinggi dalam lima bulan terakhir.

“Saya memperkirakan otoritas bursa efek (mengambil posisi) sedikit di bawah 1.114 won. Won tak akan bergerak melebihi itu,†kata seorang pedagang valuta di Seoul, seperti dikutip Reuters.

Pihak BoK sendiri menolak untuk berkomentar bahwa pihak otoritas telah melakukan intervensi terhadap pasar mata uang, maupun nilai dana yang digunakan untuk melakukan intervensi.

Investor asing hari ini melakukan pembelian saham senilai 36,4 miliar won, atau sekitar US$32,72 juta, hari ini.