dividen|BBRI|Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)|PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Oleh: Aziz

foto : ilustrasi (ist)
Pasardana.id - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sore ini menyepakati dividen pay out ratio 40% dari laba bersih tahun buku 2016 sebesar Rp25,2 triliun. Angka itu tumbuh 10% dari dividen pay out ratio tahun buku 2015 yang sebesar 30%.
Wakil Direktur Utama BBRI, Sunarso menyampaikan, total dividen laba tahun buku 2016 sebesar Rp10,478 triliun. Sementara total dividen tahun buku BBRI sebesar Rp7,62 triliun.
Sementara 60% dari laba bersih atau Rp15,72 triliun dibukukan sebagai saldo laba ditahan," terang Sunarso di Gedung BRI II, Jakarta, Rabu (15/3/2017).
Lebih jauh, Direktur Keuangan BBRI, Haru Koesmahargyo menyampaikan, pemegang saham pada cum date tanggal 1 April akan mendapatkan Rp428 per lembar saham dan akan dibagikan ke rekening dana nasabah pada tanggal 15 April 2015.
Sementara terkait dengan peningkatkan persentase dividen pay out ratio , jelas Haru, tidak terlalu mengganggu permodalan untuk melakukan ekspansi kredit sebesar 12% - 14% pada tahun ini dan rencana pertumbuhan anorganik Rp5 triliun pertahun.
Dengan rasio dividen pay out ratio 40% CAR (capital adequacy ratio) akan turun ke angka 21% - 22%," terang dia.
Adapun CAR BBRI pada akhir 2016 tercatat sebesar 22,91%.
Walau tergerus, tutur Haru, rasio permodalan tersebut masih diatas target yang dicanangkan sebesar 17%.
Kalau mengacu pada Basel III, CAR minimum BRI 16,7% sehingga kami canangkan harus diatas 17%," terang dia.