Rasio Dividen BBRI Naik 10%, CAR Bakal Turun ke Angka 21%

foto : istimewa

Pasardana.id - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sore ini menyepakati dividen pay out ratio 40% dari laba bersih tahun buku 2016 sebesar Rp25,2 triliun. Angka itu tumbuh 10% dari dividen pay out ratio tahun buku 2015 yang sebesar 30%.

Wakil Direktur Utama BBRI, Sunarso menyampaikan, total dividen laba tahun buku 2016 sebesar Rp10,478 triliun. Sementara total dividen tahun buku BBRI sebesar Rp7,62 triliun.

“Sementara 60% dari laba bersih atau Rp15,72 triliun dibukukan sebagai saldo laba ditahan," terang Sunarso di Gedung BRI II, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Lebih jauh, Direktur Keuangan BBRI, Haru Koesmahargyo menyampaikan, pemegang saham pada cum date tanggal 1 April akan mendapatkan Rp428 per lembar saham dan akan dibagikan ke rekening dana nasabah pada tanggal 15 April 2015.

Sementara terkait dengan peningkatkan persentase dividen pay out ratio, jelas Haru, tidak terlalu mengganggu permodalan untuk melakukan ekspansi kredit sebesar 12% - 14% pada tahun ini dan rencana pertumbuhan anorganik Rp5 triliun pertahun.

“Dengan rasio dividen pay out ratio 40% CAR (capital adequacy ratio) akan turun ke angka 21% - 22%," terang dia.

Adapun CAR BBRI pada akhir 2016 tercatat sebesar 22,91%.

Walau tergerus, tutur Haru, rasio permodalan tersebut masih diatas target yang dicanangkan sebesar 17%.

“Kalau mengacu pada Basel III, CAR minimum BRI 16,7% sehingga kami canangkan harus diatas 17%," terang dia.