Kospi Meningkat 20,24 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 20,24 poin, atau sekitar 0,97 persen, dari sesi sebelumnya pada Senin (13/3/2017), menjadi 2.117,59, angka penutupan tertinggi sejak 29 Mei 2015 lalu. Volume perdagangan moderat mencapai 378 juta saham senilai 4,57 triliun won, atau sekitar US$3,99 miliar, dengan saham yang naik melebihi yang turun 458 berbanding 366.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks mencapai penutupan tertinggi dalam dua tahun terakhir setelah sentimen pasar membaik karena tensi politik di Korsel mereda usai pemecatan Park Geun-Hye dari jabatan presiden oleh Mahkamah Konstitusional Negeri Ginseng pekan lalu.

Park di-impeach oleh parlemen pada 9 Desember lalu dengan tuduhan membiarkan seorang teman dekatnya turut ikut campur dalam urusan negara. Mereka dituduh bersekongkol untuk memeras uang dari para konglomerat di Korsel. Park juga dituduh telah melalaikan tugasnya sebagai presiden saat sebuah kapal ferry tenggelam pada 2014, menyebabkan tewasnya 30 orang.  

Positifnya data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis pekan lalu juga mendukung terangkatnya sentimen pasar. Para investor selanjutnya diperkirakan akan lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung 14-15 Maret.

“Ketidakpastian kondisi politik telah berkurang dan pembelian oleh investor asing membantu pasar saham lokal terus menikmati trend peningkatan, kata Kim Yong-Koo, analis Hana Financial Investment & Securities.

Saham sektor teknologi dan perbankan memimpin gain yang terjadi hari ini di bursa Korsel. Investor asing melakukan pembelian saham senilai 455 miliar won, memperpanjang aksi beli menjadi enam sesi beruntun. Sedangkan investor institusional melakukan penjualan senilai 215 miliar won.

Saham Samsung Electronics meningkat 1,05 persen, sementara saham SK Hynix melonjak naik 3,66 persen. Saham LG Electronics menguat 1,87 persen setelah penjualan smartphone teranyar produksi perusahaan tersebut, G6, diperkirakan akan mencapai angka yang lebih tinggi dari ekspektasi.

Dari sektor perbankan, saham KB Financial melesat naik 3,47 persen dan saham Shinhan Financial terdongkrak ke atas 3,59 persen. Sementara itu, saham perusahaan kosmetik Amore Pacific dan Household & Health Care masing-masing meningkat 1,83 persen dan 2,62 persen.

Saham Kumho Tire yang merupakan perusahaan produsen ban nomor dua di Korsel melonjak naik 6,69 persen setelah tercapainya kesepakatan akuisisi oleh perusahaan dari Tiongkok dengan dana 955 miliar won.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar dolar AS terhadap won mencapai 1.144,40 won per dolar AS, turun 13 won dari sesi sebelumnya.