Menteri PUPR : Total Ada 78 Proyek Strategis Nasional

foto : istimewa

Pasardana.id - Total proyek yang masuk daftar proyek strategis nasional mengerucut menjadi 78 proyek dari awalnya ada 117 usulan proyek.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, hal tersebut karena masih ada pemerintah daerah dan kementerian pengusul yang belum siap.

"Banyak sekali. Ada yang datanya belum masuk lengkap, komitmen dari pemerintah daerah juga belum ada. Sehingga bagaimana kalau Pemda enggak punya komitmen padahal proyeknya kan ada di daerah. Kemudian juga, pelaksanaannya. Kapan itu mau dilaksanakan? Kita utamakan dimulai pelaksanaan paling lambat 2018-2019 ini. Tapi, itu tadi kalau diketatkan jadi 45. Tapi dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian, dieksekusikan 78 proyek," ungkap Basuki, di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Adapun untuk proyek strategis nasional di Kementerian PUPR, jelas Basuki, terdapat 57 proyek yang meliputi 24 proyek ruas jalan tol yang baru, 4 proyek air baku, 9 proyek bendungan, dan 20 proyek irigasi dan rawa.

"Misalnya, kalau PUPR ya, yang gede-gede saja. Jadi kayak Tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Parapat-Tarutung-Sibolga, dalam rangka Sibolga-Danau Toba. Lalu ada Bendungan Temef," terang Basuki. 

Sementara proyek strategis nasional lainnya tersebar di beberapa kementerian seperti Kawasan Industri Dumai yang diusulkan Kementerian Perindustrian, lapangan gas Jambaran-Tiung Biru dari Kementerian ESDM, dan Kereta Api Rantau Prapat dari Kementerian Perhubungan.