ANALIS MARKET (08/12/2017) : Rupiah Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp.13.560 - Rp.13.570 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id “ Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini, terlihat dari sebagian besar indeks futures-nya yang hijau, tetapi harga minyak mentah dibuka turun pagi ini yang bisa membuat arah pembalikan indeks menjadi turun.

Sementara itu mata uang utama Asia kompak dibuka melemah pagi ini terhadap USDolar.

Kondisi tersebut bisa membawa sentiment pelemahan rupiah ke kisaran Rp.13.560 - Rp.13.570 per USD dengan penjagaan BI, ungkap Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom Samuel Aset Manajemen, dalam laporan risetnya yang dilansir dari laman resmi SAM, Jumat (08/12/2017).

Lebih lanjut, riset juga menyoroti beberapa rilis data terlansir yang layak dicermati pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain; Survei keyakinan konsumen (IKK) BI untuk bulan November mencatatkan kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan berasal dari komponen pembentuk IKK yaitu IKE dan IEK. Namun dari kedua komponen pembentuk tersebut, konsumen masih mengkawatirkan kondisi ketenagakerjaan.  

Survei ini juga memuat porsi pendapatan konsumen untuk konsumsi yang naik menjadi 65,5%, untuk cicilan pinjaman turun menjadi 15%, dan untuk menabung naik menjadi 20,3% pada Q4-2017 dibandingkanQ3-2017.

Sementara itu, dari factor eksternal, ekonomi Jepang pada Q3-2017 tumbuh 2,5%, direvisi naik dari sebelumnya 1,4% yoy. Kenaikan ini berasal dari capital spending. Membaiknya ekonomi Jepang ini mengkofirmasi membaiknya ekonomi global di tahun 2017, yang kemungkinan berlanjut di tahun 2018.