Sukuk Tabungan Seri ST-001 Telah Terjual Rp 2,585 Triliun

foto : istimewa

Pasardana.id - Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Direktorat Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam konferensi pers di Gedung Frans Seda, Kemenkeu, Jakarta, Senin (5/9/2016) mengatakan, sukuk tabungan seri ST-001 yang diterbitkan oleh pemerintah belum lama ini, cukup diminati masyarakat.

"Walhasil, hingga saat ini, sukuk tabungan seri ST-001 telah terjual Rp 2,585 triliun," jelasnya.

Adapun sukuk tersebut, memiliki tingkat imbalan sebesar 6,9 persen per tahun (fixed rate). Penjualan sukuk tersebut juga berhasil menjangkau 11.338 investor.

"Jumlah investor terbanyak berada pada kisaran pembelian Rp2 juta hingga Rp50 juta. Kisaran pembelian sukuk di level tersebut berhasil mengantongi persentase sebesar 47 persen dari total investor," terang Robert.

Lebih lanjut diungkapkan, berdasarkan volume, instrumen keuangan ini paling banyak dibeli oleh pegawai swasta/profesional dengan porsi sebesar 36%.

Selanjutnya adalah wiraswasta dengan porsi 24%, pegawai otoritas/lembaga/BUMN/BUMD sebesar 15%, dan ibu rumah tangga sebesar 11% serta pegawai negeri sipil (PNS)/TNI/Polri sebesar 7% dan lainnya 7%.

Bila melihat berdasarkan umur, maka volume terbesar, yaitu 49% dimiliki individu dengan umur di atas 55 tahun. Kemudian 36% olh umur 41-55 tahun dan 13% untuk umur 25-40 tahun dan 2% umur di bawah 25 tahun.

Dari sebaran wilayah, sukuk tabungan paling banyak laris di wilayah Barat di luar DKI Jakarta sebesar 47% (secara volume). Untuk DKI Jakarta sendiri adalah 44%. Sementara Indonesia bagian tengah hanya 6% dan bagian timur 3%.