BI Rate Diprediksi Turun

foto : istimewa

Pasardana.id ââÅ¡¬“ Bank Indonesia (BI) diprediksi akan menurunkan suku bunga acuannya (BI rate) bulan ini. Saat ini, BI mematok suku bunganya sebesar 6,5 persen.

"Kalau tanya ke saya, kalau tanya ke semua analis semestinya BI rate turun," ujar Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core), Hendri Saparini, di Jakarta, Rabu (20/7/2016). 

Dijelaskan, ada dua faktor pendorong utama penyebab turunnya BI rate. Pertama, rendahnya ekspektasi inflasi hingga akhir tahun. Per akhir Juni, realisasi inflasi tahun berjalan hanya sebesar 1,06 persen. Hingga akhir tahun, angka inflasi diperkirakan ada di kisaran 3 persen.

Selanjutnya, turunnya suku bunga, juga akan memberikan sentimen positif di pasar. 

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…BI masih memiliki ruang lebar untuk menurunkan suku bunga acuannya. Untuk bulan ini,

BI rate setidaknya bisa turun sebesar 25 basis poin seperti bulan lalu,ââÅ¡¬ jelas dia.

Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga memprediksi BI akan kembali memangkas suku bunga acuannya (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 6,25 persen. 

"Kalau saya lihat selama ini, BI rate kalau turun kan 25 basis poin. Jadi besok mungkin 6,25 persen," tutur Ketua Umum Apindo Hariyadi B. Sukamdani, di Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Bulan lalu, tuturnya, RDG (rapat dewan gubernur) BI memutuskan untuk memangkas BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,5 persen. Selain itu, suku bunga deposit dan lending facility juga diturunkan masing-masing sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen dan 7 persen.

Bos Grup Sahid Jaya Hotel itu juga mengatakan, turunnya BI rate akan memberikan sinyal positif bagi pasar. Selain itu, langkah BI tersebut juga akan mempermudah transisi pasar ke rezim tujuh hari (Reverse) Repo Rate yang mulai berlaku pada 19 Agustus mendatang. 

"Dengan repo basis itu nanti akan merefleksikan kondisi pasarnya," ujarnya.

Asal tahu saja, BI rate Juli akan diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bank sentral yang digelar hari Rabu (20/7/2016) ini hingga esok, Kamis (21/7/2016).