Kospi Berakhir Datar di Awal Pekan

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, berakhir datar pada Senin (27/6/2016), setelah para investor memperkirakan intervensi akan dilakukan pemerintah negara-negara yang perekonomiannya terpengaruh 'Brexit'.

Kospi berakhir dengan peningkatan tipis di awal pekan, 1,61 poin atau sekitar 0,08 persen, hingga ditutup pada level 1.926,85.

Investor institusi membeli saham senilai 400 miliar won, sedangkan investor asing dan perseorangan menjual saham senilai lebih dari 450 miliar won, sehingga rebound tak terlalu besar dari pelemahan 3,09 persen pada akhir pekan lalu.

"Setelah Inggris memilih meninggalkan Uni Eropa, otoritas keuangan global seperti European Central Bank dan Bank of Japan menyebutkan mereka akan mengambil kebijakan moneter yang akan menjinakkan volatilitas pasar. Para investor menyambut langkah tersebut dengan baik, namun pasar sepertinya akan berada dalam ketidakpastian dalam pekan-pekan ini," kata Ko Seung-Hee, analis Mirae Asset Daewoo, seperti dikutip Yonhap News.

Dampak 'Brexit' pada Jumat (24/6/2016) lalu menyebabkan dana lebih dari US$2,5 triliun hilang dari pasar saham global, dengan indeks Dow Jons Industrial Average anjlok sampai 3,4 persen.

Saham-saham di lantai bursa Korea yang mengalami penguatan adalah saham Hyundai Motor Co yang naik 1,43 persen, saham KT&G Corp naik 2,01 persen, saham SK Telecom Co naik 1,44 persen.

Saham-saham yang melemah termasuk saham Samsung Electronics Co, turun 0,14 persen, saham LG Chem Ltd turun 0,62 persen, dan saham KB Financial Group anjlok 2,41 persen.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar won terhadap dolar AS mencapai 1.182,30 won per dolar AS, turun 2,40 won dari sesi sebelumnya.