Ini Dia Bentuk Investasi yang Diperbolehkan Menampung Dana Repatriasi

foto : istimewa

Pasardana.id - Pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pengampunan Pajak atau tax amnesty bakal dibawa ke paripurna DPR, besok (28/6/2016), dengan sejumlah kesepakatan antara Pemerintah dan DPR.

Khusus soal jenis investasi dana repatriasi yang disepakati, Soepriyatno, Ketua Panitia Kerja RUU Pengampunan Pajak mengungkapkan, bentuk investasi yang diperbolehkan untuk menampung aset milik pemohon amnesti pajak (tax amnesty), antara lain; Surat Berharga Negara, obligasi Badan Usaha Milik Negara, obligasi lembaga pembiayaan yang dimiliki oleh pemerintah, dan investasi keuangan pada bank persepsi. 

Selain itu, lanjut dia, wajib pajak juga bisa menginvestasikan harta hasil repatriasinya ke dalam bentuk obligasi perusahaan swasta yang perdagangannya diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK); investasi infrastruktur melalui kerja sama pemerintah dengan badan usaha; investasi sektor riil berdasarkan prioritas yang ditentukan oleh Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan, maupun bentuk investasi lain yang diatur oleh Peraturan Menteri Keuangan.

Ia menambahkan, bagi pengajuan tax amnesty yang dilakukan hingga 31 Desember 2016, maka investasi harus ditanamkan paling lambat 31 Desember.

Sementara, pengajuan tax amnesty yang dilakukan dari 1 Januari 2017 - 31 Maret 2017 maka investasi paling lambat dilakukan hingga 31 Maret 2017.