Perkembangan Kawasan Industri Masih Berpusat di Wilayah Barat Indonesia

foto : istimewa

Pasardana.id - Direktur Eksekutif Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia, Fahmi Shahab mengungkapkan, perkembangan kawasan industri untuk saat ini masih berpusat di wilayah barat Indonesia.

"Kebanyakan di Jawa Barat, Batam, dan Jawa Timur yang sedang dikembangkan besar-besaran. Misalnya, ada AKR Grup yang memanfaatkan sampai 3.000 hektare lahan," kata Fahmi, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (6/5/2016) kemarin.

Sedangkan untuk mengembangkan kawasan industri di Indonesia Timur, lanjut Fahmi, harus ditentukan potensi yang ada, sehingga industri yang masuk diharapkan sesuai dengan potensi daerahnya.

"Seperti di Morowali ada nikel, jadi tergantung potensi alam yang ada. Wilayah timur masalahnya infrastuktur. Pemerintah harus menggiring dan menyiapkan infrastrukturnya. Karena 74 persen masih di Jawa saat ini. Nanti targetnya akan 60 (persen) Jawa dan 40 (persen) luar Jawa," jelasnya.

Dirinya juga memperkirakan, realisasi investasi di kawasan industri tahun ini bisa mencapai 15 persen. Meskipun tak ada angka pasti, namun pertumbuhan itu dinilai sudah sewajarnya terjadi.

"Nilai pas-nya saya belum tahu, tapi kita prediksi setiap tahun kenaikan antara 10 sampai 15 persen. Itu normal ya. Saya katakan begini, kalau kita bisa tarik satu industri besar, dia akan bawa vendor-vendornya," tutur Fahmi.

Ia berharap, setiap kawasan industri bisa memanfaatkan hingga 300 hektar lahan kepada end user.