Laba PP Properti Melonjak Hingga 183% pada 2015

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Perusahaan pengembang properti, yakni PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatat kinerja gemilang pada 2015. Kerja keras manajemen telah membuahkan hasil menakjubkan.

Perlambatan ekonomi dan merosotnya nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat hingga Rp14.700 per US$ pada 2015 tidak berimbas terhadap kinerja PPRO. Program efisiensi oleh manajemen berhasil sehingga pendapatan dan laba meningkat signifikan.

Dari laporan keuangan tahun 2015 yang diumumkan, Jumat, (4/3) terungkap, PPRO berhasil mencatatkan laba Rp300,32 miliar (Rp27,89 per saham) pada tahun 2015, melonjak hingga 183% dibandingkan Rp106,12 (Rp11,62 per saham) pada 2014. Lonjakan laba ini seiring peningkatan penjualan dan pendapatan PPRO selama 2015.

Manajemen menyebutkan, penjualan dan pendapatan usaha PPRO mencapai Rp1,505 triliun pada 2015, meningkat 171,2%, dari 2014 sebesar Rp554,97 miliar pada 2014.

Penjualan dan pendapatan usaha perseroan sepanjang tahun 2015 berasal dari penjualan realti dan pendapatan properti masing-masing Rp1,38 triliun dan Rp124,62 miliar.

Peningkatan pendapatan disertai dengan kenaikan beban pokok penjualan sebesar 167,6% menjadi Rp1,057 triliun. Akan tetapi, laba kotor PPRO tetap melejit 180% menjadi Rp447,82 miliar dari Rp159,89 miliar pada tahun 2014.

Adapun laba usaha emiten properti beraset Rp5,32 triliun pada 2015 naik 94,87% dari Rp2,73 triliun pada 2014 itu meningkat hingga 178,7%, dari Rp138,31 miliar menjadi Rp385,50 miliar.

Hingga pukul 10.04 WIB perdagangan sesi pertama, Jumat (4/3) harga saham PPRO tercatat Rp210 per unit, naik Rp12 dibanding harga penutupan, Kamis (3/3) sebesar Rp198 per unit.

Pada periode 22 Mei 2015 sampai dengan 30 Desember 2015, harga saham emiten properti ini turun 12,31% menjadi Rp178, dari Rp203 per unit.