Adhi Karya akan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Senilai Rp2,92 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Manajemen PT Adhi Karya Tbk (ADHI) telah bersiap untuk membayarkan bagi hasil ke-15 sukuk mudharabah senilai Rp2,92 miliar. Demikian, dikemukakan oleh Haris Gunawan, Direktur ADHI dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Jumat (11/3).

Menurut Gunawan, pembayaran tersebut merupakan rangkaian bagi hasil dari penerbitan sukuk mudharabah berkelanjutan I Adhi Karya Tahap I/2012 sebesar Rp125 miliar.

"Pembayaran bagi hasil tersebut akan dilakukan perseroan pada 3 April 2015," katanya.

Gunawan mengemukakan, bagi hasil tersebut bersumber dari pendapatan tiga proyek perseroan yakni pembangunan gedung Harris dan POPI Hotel Surakarta, pembangunan gedung kantor pusat bank bengkulu, dan pembangunan sespimma lemdiklat Polri di Lembang Bandung. Nisbah bagi hasil tercatat 73,05% dari pendapatan yang dibagihasilkan Rp4 miliar sehingga pendapatan bagi hasil akan dibayarkan Rp2,92 miliar.

Seperti diketahui, Adhi Karya (ADHI) menerbitkan sukuk mudharabah tahap I Tahun 2015 senilai Rp125 miliar.

Sukuk yang diterbitkan dengan nisbah pendapatan bagi hasil sebesar 73,5% dari pendapatan yang dibagihasilkan. Sukuk ini jatuh tempo pada 3 Juli 2017. Adapun nilai pendapatan yang dibagihasilkan adalah sebesar Rp 4 miliar.

Menurut Gunawan, ADHI telah melakukan pencatatan penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II dengan nilai Rp125 milar. Nisbah yang ditawarkan untuk sukuk bertenor tujuh tahun adalah senilai 63,28%.

Penerbitan ini dilakukan bersamaan dengan penerbitan penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi sebesar Rp 625 miliar.