Dua Pendorong Perusahaan Asuransi Ke Daerah

foto : istimewa

Pasardana.id - Data yang diperoleh Axa Financial Indonesia menyebutkan penetrasi bisnis asuransi baru mencapai 23% dari total penduduk Indonesia sebesar 220 juta jiwa. Angka ini dinilai menggambarkan kepedulian masyarakat terhadap asuransi masih kurang.

"AXA akan terus mendorong agar asuransi menjadi salah satu hal yang utama bagi masyarakat," kata Paul Henri Rastoul, Country Chief Executive Officer (CEO) AXA Indonesia di Jakarta, kemarin.

Namun, keberadaan mereka tersebar tidak merata untuk dijangkau perusahaan asuransi lantaran Indonesia merupakan negara kepulauan.

Kondisi ini membuat perusahaan asuransi tidak hanya perlu membuka kantor cabang di kota-kota besar, tapi itu juga mesti dilakukan di daerah-daerah.

"Kami sudah membuka cabang di Sorong dan Aceh," ujarnya.

Pembukaan kantor cabang di daerah-daerah guna memberikan manfaat asuransi bagi masyarakat. Selain itu guna mengembangkan jaringan bisnis di Indonesia.

Manfaat baru yang diperkenalkan Axa Financial adalah Maestro Complete CI Cover sebagai fitur tambahan produk asuransi Maestro Link Plus. Fitur ini memberikan perlindungan dari 120 kondisi kritis dari tahap awal hingga akhir dan proteksi atas 34 penyakit kritis anak.

Pengenalan manfaat asuransi dibarengi dengan pemberian pemahaman pola hidup sehat bagi masyarakat dengan kampanye kesehatan dilakukan di delapan kota besar di Tanah Air.

Adapun salah satu manfaat produk asuransi berupa biaya pengobatan telah diperoleh dua tertanggung asal Surabaya dengan nilai klaim sebesar Rp1,66 miliar pada Juli 2016.

Mereka adalah Alia Rahayu Yapputranto sebesar Rp1 miliar dan Elsye Anggrek sebesar Rp 668 juta. Klaim di atas bagian dari total klaim Juli lalu sebesar Rp62 miliar.