Biaya Tabungan Gerus Saldo Minimun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardsna.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan perbankan tetap mengenakan biaya administasi tabungan, walaupun tabungan itu memiliki jumlah saldo minimun. Kebijakan ini menghabiskan saldo tabungan nasabah.

"Kalau tabungan kita kecil tidak isi lagi, tahu-tahu tabungannya habis tergerus biaya fee perbankan," katanya di Jakarta, kemarin.

Pengenaan biaya ini diakui Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN). Namun, keduanya mengklaim ada produk tabungan tidak dikenakan biaya.

BNI tidak menarik biaya pada produk tabungan Saving Account (tabungan dasar) seperti Tabunganku. Begitupula Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dan tabungan untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) yang diterbitkan BTN.

"Biaya tabungan hanya dikenakan bagi nasabah menengah ke atas disesuaikan jumlah saldo tabungannya," kata Maryono, Direktur Utama (Dirut) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di Jakarta, belum lama ini

Apabila ada suatu produk tabungan di kedua bank ini dikenakan biaya oleh mereka, maka penurunan ini akan dibicarakan dalam Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) sebagai wadah mereka.

Langkah ini sejalan dengan permintaan Jokowi untuk menggairahkan tabungan dilakukan masyarakat. Kedua pimpinan bank BUMN tersebut juga tidak merasa keberatan atas hal tersebut.