See More

22 Juli 2026, 11:50

22 Juli 2026, 11:45

22 Juli 2026, 11:01

22 Juli 2026, 10:40

22 Juli 2026, 10:26

22 Juli 2026, 10:22
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (6/7), IHSG ditutup menguat +40,29 poin (+0,69%) ke level 5.916,07.
Penguatan IHSG didorong oleh kombinasi momentum rebound teknikal, stabilitas Rupiah, serta daya tarik harga saham domestik yang dinilai cukup murah.
Pasar juga merespons positif dimulainya masa penawaran instrumen investasi ORI030 serta harapan akan penurunan suku bunga global pasca rilis data tenaga kerja Amerika Serikat.
Di sisi lain, pelaku pasar merespons dengan tenang terkait rencana efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis dari Rp268 triliun menjadi Rp174 triliun pada tahun 2027, karena langkah tersebut dinilai positif bagi kesehatan keuangan negara (APBN) ke depannya.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,30%), S&P 500 (+0,72%), & Nasdaq (+1,12%).
Kenaikan saham-saham AS pada hari Senin utamanya didorong oleh sentimen positif di sektor semikonduktor, yang dipicu oleh optimisme investor menjelang pembaruan data penjualan Samsung dan penerbitan saham SK Hynix, serta penguatan kemitraan strategis antara perusahaan teknologi besar seperti Broadcom dan Apple.
Selain itu, dorongan dari sinyal kuat akan tingginya permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dari mitra manufaktur Nvidia semakin memicu kepercayaan pasar, meskipun di saat yang sama para pelaku pasar tetap bersikap waspada sambil menanti rilis data ekonomi dari sektor jasa serta arahan kebijakan moneter lebih lanjut dari bank sentral AS (The Fed).
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG diperkirakan cenderung bergerak di zona hijau seiring berkurangnya tekanan jual dari investor asing. Investor hari ini akan mencermati rilis data Cadangan Devisa Indonesia (Juni 2026),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (07/7).