konektivitas antarpulau|ASDP|Pemprov Aceh| lintasan penyeberangan Jakarta-Malahayati

Perkuat Konektivitas Antarpulau , ASDP-Pemprov Aceh Kerja Sama Buka Jalur Jakarta-Malahayati

Oleh: Ronal

25 Mei 2026, 00:28
Perkuat Konektivitas Antarpulau , ASDP-Pemprov Aceh Kerja Sama Buka Jalur Jakarta-Malahayati

Foto : istimewa

Pasardana.id – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat perannya sebagai tulang punggung konektivitas antarpulau di Tanah Air.

Salah satunya, diwujudkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir dan Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano di Kantor Pusat ASDP, Jakarta, Sabtu (23/5), lalu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Aceh, direksi, serta manajemen ASDP sebagai simbol kuat sinergi pemerintah daerah dan BUMN transportasi nasional dalam memperkuat konektivitas maritim Indonesia.

Kerja sama ini dilakukan sebagai langkah menyiapkan lintasan penyeberangan Jakarta-Malahayati sebagai jalur strategis baru untuk mempercepat distribusi logistik di wilayah barat Indonesia.

Tak sampai disitu, kerja sama juga diarahkan untuk memangkas waktu tempuh dan meningkatkan efisiensi biaya distribusi antarpulau.

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano mengungkap, bahwa pengembangan lintasan Jakarta-Malahayati menjadi bagian dari transformasi layanan ASDP dalam memperkuat ekosistem Long Distance Ferry (LDF) yang lebih efisien, modern, dan terintegrasi.

“Lintasan ini diharapkan menjadi katalis penguatan distribusi logistik nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan perdagangan, pariwisata, dan ekonomi Aceh maupun kawasan barat Indonesia secara lebih luas,” ujar Yossi dalam keterangan resmi, yang dikutip pada Minggu (24/5).

Lewat kerja sama tersebut, ASDP dan Pemerintah Aceh akan mengembangkan layanan penyeberangan secara berkelanjutan. Mulai dari pengoperasian armada kapal, pengelolaan tarif sesuai regulasi, pengembangan fasilitas pelabuhan, promosi pasar pengguna jasa, hingga peningkatan standar keselamatan dan kualitas layanan transportasi penyeberangan.

Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir menyampaikan, bahwa Pemerintah Aceh mendukung penuh terhadap keberlanjutan kerja sama tersebut guna membuka akses transportasi laut yang terjangkau melalui layanan kapal ferry RoRo. Menurut Nasir, sinergi antara Pemerintah Aceh dan ASDP menjadi langkah penting agar pembangunan daerah berjalan selaras dengan penguatan konektivitas nasional. “Kerja sama ini akan membuka berbagai peluang pengembangan baru yang dapat terus dievaluasi dan diperluas demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih komprehensif di masa mendatang,” ujarnya. Pengembangan layanan Long Distance Ferry juga dilanilai mampu menciptakan sistem distribusi logistik yang lebih kompetitif. ASDP menilai skema distribusi berbasis penyeberangan jarak jauhi mampu meningkatkan efisiensi biaya distribusi, memangkas waktu tempuh logistik, serta mendorong efektivitas operasional secara keseluruhan. Yossi menambahkan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi ASDP dalam mendukung arahan Presiden RI untuk menurunkan biaya logistik nasional menjadi 8 persen melalui sistem distribusi yang lebih efisien dan berdaya saing. Saat ini ASDP melayani tiga lintasan utama di Aceh, yakni Ulee Lheue-Balohan, Ulee Lheue-Lamteung, dan Ulee Lheue-Serapung dengan armada KMP Aceh Hebat 2, KMP BRR, dan KMP Papuyu. Sepanjang Januari hingga April 2026, ASDP Cabang Banda Aceh melayani 128.034 penumpang dan 63.428 kendaraan melalui ketiga lintasan tersebut. Capaian ini menunjukkan peran transportasi penyeberangan dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Aceh. “Ke depan, ASDP berkomitmen terus memperkuat konektivitas nasional melalui layanan transportasi penyeberangan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tukas Yossi.

Berita Terkini

See More