Wall Street “Mixed”, Indeks Dow Jones dan S&P 500 Rekor
Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (11/12/20250, dengan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, mencatatkan angka rekor penutupan.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones naik 646,26 poin, atau sekitar 1,34 persen, menjadi 48.704,01. Indeks S&P 500 meningkat 14,32 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 6.901. Indeks komposit Nasdaq melemah 60,3 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 23.593,86.
Saham Oracle terjun bebas 10,8 persen setelah perkiraan perolehan laba kuartalan perusahaan teknologi tersebut lebih rendah dari estimasi para analis. Selain itu, belanja tahunan mencapai US$15 miliar, lebih besar dari rencana semula.
Laporan yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis menunjukkan jumlah klaim tunjangan pengangguran naik menjadi 236.000 pada pekan yang berakhir 6 Desember, melampaui perkiraan peningkatan 220.000.
Indeks layanan komunikasi dan teknologi masing-masing merosot 1 persen dan 0,6 persen, menjadi dua sektor dari 11 sektor utama indeks S&P 500 yang mengalami penurunan tertajam. Indeks Philadelphia SE Semiconductor turun 0,8 persen.
Indeks sektor material dan keuangan S&P 500 masing-masing melonjak 2,2 persen dan 1,8 persen.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2026 naik 2,1 persen menjadi US$4.313 per ons. Indeks dolar AS turun 0,46 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5 persen, seiring melonjaknya saham sektor perbankan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 47,63 poin, atau sekitar 0,49 pesen, menjadi 9.703,16. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 164,47 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 24.294,61.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 120,5 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 16.883. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melonjak 63,07 poin, atau sekitar 0,79 persen, menjadi 8.085,76.
Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,339 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,17 persen menjadi 1,1427 euro per pound.

