Indeks Kospi Naik 0,23 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 6,49 poin, atau sekitar 0,23 persen, pada Senin (1/7/2024), menjadi 2.804,31.

Volume perdagangan tipis hanya mencapai 452,5 juta saham senilai 9,8 triliun won atau sekitar US$7,1 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 494 berbanding 379.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks hanya sedikit menguat dipicu kehati-hatian para investor jelang dirilisnya nota pertemuan Federal Reserve Juni dan laporan perkiraan perolehan laba kuartal kedua perusahaan teknologi Samsung Electronics.

Investor institusi meraup saham senilai 53,1 miliar won, sedangkan investor asing melepas saham senilai 64,7 miliar won.

Saham Samsung naik 0,37 persen, saham SK Hynix sebaliknya turun 0,42 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan manufaktur suku cadang mobil Hyundai Mobis masing-masing anjlok 3,05 persen dan 1,59 persen

Saham SK Group melemah dipicu rencana restrukturisasi. Saham holding company SK Corporation turun 0,95 persen, sedangkan saham perusahaan minyak SK Innovation melemah 0,69 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing melambung 4,4 persen dan 5,62 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.379,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi tekanan, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,04 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 16,80 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 7.750,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 27,33 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 2.994,73. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 2,14 poin menjadi 17.718,61.