Indeks Kospi Meningkat 1,03 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 27,40 poin, atau sekitar 1,03 persen, pada Rabu (5/6/2024), menjadi 2.689,50.

Volume perdagangan mencapai 871 juta saham senilai 13,4 triliun won atau sekitar US$9,76 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 642 berbanding 226.

Angka indeks meningkat seiring menguatnya saham mikrochip dan baterai dipicu optimisme pemangkasan suku bunga Federal Reserve.

Menurut Kim Seok-Hwan, analis Mirae Asset Securities, seperti dilansir Yonhap News, antisipasi kolaborasi antara perusahaan teknologi Samsung Electronics dan Nvidia menjadi sentimen positif di tengah ketidakpastian ekonomi.

Investor asing meraup saham senilai 589 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel total melepas saham senilai 586 miliar won.

Saham Samsung Elelctronics melonjak 2,79 persen, sedangkan saham SK Hynix naik 0,21 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing melambung 4,46 persen dan 3,57 persen.  

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing naik 1,93 persen dan 0,42 persen. Saham perusahaan minyak SK Innovation turun 0,67 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.373 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,24 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 31,90 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 7.769. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia dan Indonesia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 25,80 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 3.065,40. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 19,15 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 18.424,96.