ANALIS MARKET (24/6/2024) : IHSG Berpotensi Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pada penutupan perdagangan Jumat kemarin (6/21), pasar AS bergerak mayoritas melemah: Dow Jones +0.04%, S&P 500 -0.16%, dan Nasdaq -0.28%. S&P 500 melemah karena Nvidia dan saham chip AI lainnya seperti Broadcom dan Micron Technology terus mengalami penurunan. Yield UST 10Y menguat +0.28% (+0.012 bps) pada level 4.257%, dan USD index menguat +0.23% ke level 105.83.

Pasar komoditas terpantau melemah Jumat kemarin (6/21); harga minyak WTI -0.96% ke level USD 80.69/bbl, harga batubara -1.67% di level USD 132.5/ton, dan CPO -1.47% ke level MYR 3,899. Harga emas terpantau melemah -1.72% ke level USD 2,331/toz).

Bursa Asia bergerak melemah Jumat kemarin (6/21): Kospi -0.83%, Hang Seng -1.67%, Nikkei -0.09% dan Shanghai -0.24%. IHSG ditutup menguat +0.89% ke level 6,880. Investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar IDR 1,146.2 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar IDR 1,168.1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing sebesar IDR 21.9 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh BBCA (IDR 555.9 miliar), AMMN (IDR 372.7 miliar), dan BMRI (IDR 113.7 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatat oleh BREN (IDR 113.6 miliar), BBRI (IDR 102.6 miliar), dan UNVR (IDR 46.1 miliar). Adapun top sector gainer adalah sektor IDXINFRA, sementara yang menjadi top sector loser adalah sektor IDXENER. Top leading movers emiten BREN, BBRI, BMRI, sementara top lagging movers emiten BYAN, AMMN, UNTR.

Diperdagangan Senin (24/6) pagi ini, kedua indeks kompak melemah Kospi -0.49% dan Nikkei -0.22%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG diperkirakan bergerak melemah hari ini seiring dengan beragam pergerakan bursa global dan komoditas,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Senin (24/6).