Jokowi Ingatkan Warga untuk Menabung dan Membuka Usaha Dibanding Berjudi Online

Foto : istimewa

Pasardana.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk menabungkan uangnya, atau dialihkan untuk jadi modal buat menjalankan usaha.

Anjuran tersebut diutarakan Jokowi menanggapi kegeramannya terhadap maraknya judi online (judol) di tengah masyarakat.

Judol ini, kata Jokowi, justru menjadikan masyarakat jadi sengsara di kemudian hari.

"Kalau ada rezeki, ada uang, itu ditabung, ditabung, atau dijadikan modal usaha," ujar Jokowi yang dikutip dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (13/6).

Dengan tegas, Jokowi melarang warga bermain judi offline maupun online.

Ia menegaskan, bahwa judi bukan sekadar permainan iseng-iseng berhadiah.

Lebih dari itu, kata Jokowi, permainan judi justru mempertaruhkan masa depan. 

"Judi itu bukan hanya mempertaruhkan uang, bukan hanya sekadar game atau iseng-iseng berhadiah. Tapi judi mempertaruhkan masa depan, baik masa depan diri sendiri, masa depan keluarga dan masa depan anak-anak kita," kata Mantan Wali Kota Solo tersebut.

Jokowi yang juga pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta ini, mengingatkan bahaya dari permainan judi yang sudah banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Mulai dari perceraian hingga perilaku kejahatan. 

"Sudah banyak terjadi karena judi, harta benda habis terjual. Karena judi, suami istri bercerai. Karena judi, melakukan kejahatan, melakukan kekerasan, bahkan tidak sedikit yang menimbulkan korban jiwa," tegasnya.