ANALIS MARKET (13/6/2024) : IHSG Berpotensi Mengalami Penguatan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup cenderung menguat pada Rabu (12/6): Dow Jones -0.09%, S&P 500 +0.85%, dan Nasdaq +1.53%. Penguatan terjadi seiring keputusan the Fed dan data inflasi bulan Mei yang menunjukkan redanya penekanan harga. Yield UST 10Y turun -2.02% (-0.089 bps) ke 4.314, dan indeks USD turun -0.56% ke 104.65.

Pasar komoditas menguat pada Rabu (12/6); Minyak WTI +0.10% ke USD 78.31/bbl, batu bara +1.30% ke USD 132.95/ton, CPO +0.71% ke MYR 3,961, dan emas +0.24% ke USD 2,339/toz.

Bursa Asia ditutup cenderung melemah pada Rabu (12/6): Kospi +0.84%, Nikkei -0.66%, IHSG menutup sesi di level 6.850 (-0.08%), dengan Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar IDR 747 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 805.3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar IDR 58.3 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BMRI (IDR 249.6 miliar), BBNI (IDR 87.2 miliar), dan BBCA (IDR 78.6 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh AMMN (IDR 71 miliar), MAPA (IDR 21.4 miliar), dan ESSA (IDR 19.7 miliar). Top leading movers emiten BREN, TPIA, TLKM, sementara top lagging movers emiten BMRI, BYAN, BBCA.

Adapun Kospi (+1.29%) dan Nikkei (+0.73%) dibuka menguat diperdagangan Kamis (13/6) pagi ini.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat, didukung sentimen positif dari pasar global, regional, dan komoditas,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (13/6).