ANALIS MARKET (22/5/2024) : IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways dengan Kecenderungan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (21/5), IHSG ditutup melemah -1,11% ke level 7.186,04.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar 1,06 triliun (all market) dan net sell sebesar 1,21 triliun (RG market).

5 saham yang mencatat net buy asing teratas adalah TPIA (71.7 miliar), MIKA (31.4 miliar), INCO (28.9 miliar), MBMA (28.4 miliar), & ADRO (26.2 miliar).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat net sell asing teratas adalah BMRI (407.0 miliar), BBRI (335.6 miliar), BBCA (193.5 miliar), BBNI (84.9 miliar), TLKM (74.2 miliar).

Secara teknikal, IHSG ditutup negatif dan menguji support.

Indikator dari stochastic bersifat bearish, histogram MACD bergerak positif (garis datar) dan volume menurun.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup menguat (DJI +0.17% , GSPC +0,25%, IXIC +0,22%).

EIDO ditutup turun -1,53%.

Investor menilai serangkaian laporan pendapatan dari pengecer dan menantikan hasil Nvidia yang akan dirilis besok, sambil mencerna komentar terbaru dari pejabat Federal Reserve.

Sebelumnya, pejabat Fed Christopher Waller menyatakan bahwa ia perlu melihat beberapa bulan lagi data yang menguntungkan sebelum mempertimbangkan penurunan suku bunga, meskipun ia kemudian menyatakan preferensi untuk "serangkaian pemotongan".

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, analis Kiwoom Sekuritas memperkirakan, Indeks hari ini akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah.

Hari ini ada pengumuman BI rate yang diperkirakan tetap di 6,25% dan pertumbuhan kredit bulan April (Sebelumnya 12,4% yoy).

“Jika kembali bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.111–7.136. Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menembus resistance 7.234 –7.243,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Rabu (22/5).