Samurai Bond Laris Manis, Pemerintah Raup Dana Rp20,5 Triliun

foto: ilustrasi (dok. DJPPR)

Pasardana.id - Pemerintah Kembali sukses melakukan transaksi penerbitan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi Yen Jepang (Samurai Bond).

Dalam penerbitan kali ini, total nilainya 200 miliar yen atau setara Rp20,5 triliun (1 yen Rp102,57).

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto menyampaikan, penerbitan Samurai Bond ini telah berlangsung 10 tahun secara beruntun sejak 2015.

Untuk yang terbaru, pemerintah juga menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) Blue Bonds berdenominasi Yen Jepang (Samurai Bond) untuk kedua kalinya sebesar 25 miliar yen dengan sebagian pada tenor 7 tahun dan 10 tahun, serta keseluruhan tenor 20 tahun.

"Penerbitan tenor 20 tahun tersebut mencatatkan sejarah sebagai Blue Bonds dengan tenor terpanjang. Transaksi penerbitan Samurai Bond termasuk didalamnya Blue Bonds di pasar Jepang ini mendapat sambutan yang sangat baik dari para investor, yang tercermin dari total permintaan investor yang mencapai 329,5 miliar yen," kata Suminto dikutip Senin (20/5/2024).

Penerbitan Blue Bonds ini didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Kementerian/Lembaga yang memiliki proyek sebagai underlying, serta United Nations Development Programme (UNDP).

"Penerbitan Blue Bonds kedua ini memperkuat komitmen Pemerintah terhadap pembiayaan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung sektor biru. Penerbitan Blue Bonds ini mendorong peluang bagi sektor swasta untuk terlibat dalam pembiayaan berkelanjutan, sekaligus juga merupakan bukti kolaborasi yang baik dari berbagai pihak yang mendukung pembangunan ekonomi biru di Indonesia," ujar Suminto.

Sebagai informasi, penerbitan Samurai Bond ini ditujukan untuk pembiayaan APBN 2024. Hasil penerbitan Blue Bonds digunakan untuk mendanai proyek-proyek yang termasuk dalam kualifikasi belanja sektor blue (terkait kemaritiman) sesuai dengan SDGs Government Securities Framework (SDGs Framework).

Framework tersebut telah mendapatkan Second Party Opinion dari CICERO dan International Institute for Sustainable Development (IISD).